Animated Cool Shiny Blue Pointer

Selasa, 08 Januari 2019



Tips Menghemat Baterai Hp Android

1. Disiplin dalam Melakukan Pengisian Ulang
Langkah ini adalah langkah awal yang wajib Anda terapkan jika ingin hp baterai awet. Segera lakukan pengisian daya jika dirasa daya pada baterai sudah dibawah 15% dan segera hentikan pengisian baterai jika sudah mencapai 100%. Jangan lakukan pengisian baterai semalam suntuk, baterai mempunyai kapasitas maksimal meskipun sudah dilengkapi dengan regulator. Selain itu penulis sarankan untuk mematikan jika melakukan pengisian baterai. Namun alangkah lebih baiknya jika kita membiasakan untuk disiplin dalam melakukan pengisian daya pada baterai.
2. Mematikan Ponsel
Mematikan ponsel tidak ada salahnya jika posisi kita sedang istirahat, semisal sedang di rumah dan tidur malam. Ingat kebersamaan dengan keluarga dan orang tercinta itu juga lebih penting dibandingkan dengan ponsel kita. Menurut data dari WHO bahwa radiasi pada ponsel bersifat karsinogenik yang mampu mempengaruhi susunan saraf manusia sehingga mengakibatkan kanker dan tumor. Maka alangkah lebih baik jika saat sedang tidur malam, matikan ponsel Anda dengan tujuan kesehatan dan pastinya menghemat daya pada baterai di ponsel kita.
3. Menurunkan Kecerahan pada Layar
Menurunkan kecerahan layar memang sangat penting untuk menghemat daya baterai, sehingga penulis sarankan untuk mengatur kecerahan layar dibawah 50% saja. Jika Anda memiliki kekurangan pada penglihatan, Anda bisa mengatur kecerahan layar pada posisi 50%. Sedangkan bagi Anda yang masih memiliki tingkat penglihatan yang baik aturlah kecerahan layar pada posisi 20-30%. Hal ini dapat menghemat penggunaan daya pada baterai.
4. Membersihkan Baterai
Membersihkan baterai bisa Anda lakukan dengan cara membersihkan pada bagian kutub-kutubnya, pastinya dengan tisu kering. Jangan sekali-kali membersihkan kutub baterai dengan tisu basah atau kain basah karena mengakibatkan karat pada kutub tersebut.
5. Menghilangkan Widget pada Homescreen
Sama seperti yang sudah disebutkan di atas, dimana beberapa penyebab baterai cepat habis salah satunya adalah pemasangan widget yang terlalu banyak pada homescreen. Sekali lagi penulis sarankan untuk memasang widget seperlunya saja. Pasanglah widget yang sekiranya benar-benar dibutuhkan semisal SMS, Whatsapp, Telp, dan kamera. Karena keempat komponen itu menurut penulis sangat dibutuhkan. Pada intinya menyesuaikan kebutuhan dari masing-masing pengguna.
6. Mengatur Lalu Lintas Data Internet
Langkah ini juga sangat efektif untuk menghemat daya pada baterai, selain itu juga mampu menghemat kuota internet Anda. Jika Anda ingin mengatur lalu lintas data internet, Anda bisa mendownload aplikasi pengatur lalu lintas data semisal Droidwall.
7. Mematikan Koneksi Wifi
Tanpa kita duga dan disadari bahwa penggunaan wifi juga mampu mengakibatkan pemborosan daya pada baterai di ponsel Anda. Sehingga penulis sarankan gunakan layanan internet 3G dan 4G pada ponsel Anda. Mungkin jika ada hal yang mendesak, mengaktifkan wifi bisa dilakukan. Jika wifi dalam keadaan on maka dia akan bekerja secara otomatis untuk mencari signal wifi di lingkungan yang ada.

1. Matikan sinyal radio Sering kali, di beberapa daerah tertentu, smartphone bisa kehilangan sinyal. Hal tersebut dapat terjadi karena menara pemancar sinyal berada jauh dari lokasi smartphone atau trafiknya sedang penuh. Apabila sinyal hilang atau melemah, sistem smartphone biasanya akan terus mencari koneksi terbaik. Pencarian sinyal secara terus menerus dapat membuat baterai habis dengan cepat. Oleh karena itu, sebaiknya matikan saja sinyal radio, jika pengguna benar-benar yakin tidak akan mendapatkan sinyal dalam beberapa waktu. Biasanya, pilihan untuk mematikan sinyal radio terdapat di menu "Setting". Matikan juga fitur WiFi dan Bluetooth apabila sedang tidak digunakan. Kedua perangkat tersebut juga dapat membuat baterai smartphone cepat habis. 2. Aktifkan Airplane Mode Tidak mau terlalu repot-repot dalam mengatur sinyal? Pengguna dapat dengan mudah mematikan semua sinyal radio yang ada di smartphone hanya dengan sebuah mode, yaitu Airplane Mode. Dengan menyalakan Airplane Mode, semua sinyal radio, baik GSM, WiFi, maupun Bluetooth, akan langsung dimatikan. 3. Matikan fitur getar (vibrate) Fitur getar terkadang dapat sangat membantu apabila ada panggilan telepon atau pesan yang masuk pada saat pengguna sedang rapat atau di tempat lain yang membutuhkan ponsel dalam keadaan silent. Namun, sebenarnya fitur getaran ini membutuhkan daya baterai lebih banyak dibandingkan ringtone biasa. Berdasarkan fakta tersebut, apabila pengguna sedang tidak membutuhkan fitur ini, sebaiknya matikan fitur getar yang ada di smartphone. 4. Tutup aplikasi yang jarang dipakai Ada banyak aplikasi yang jarang dipakai. Sebagai contoh, aplikasi pengecekan skor pertandingan sepak bola Livescore. Kemungkinan besar, aplikasi tersebut hanya dipakai satu minggu sekali pada saat sedang ada pertandingan. Nah, sebaiknya tutup aplikasi yang jarang dilihat seperti itu. Sebab, sebenarnya aplikasi itu tetap berjalan di background, meski Anda tidak melihatnya sepanjang satu minggu itu. Berjalan di background berarti tetap memerlukan daya pemrosesan. Sebaliknya, jangan tutup aplikasi yang sering digunakan karena ini malah berpotensi memboroskan baterai. Saat sebuah aplikasi dimatikan, data-data program bersangkutan dihapus dari memori (RAM). Ketika aplikasi itu kemudian dipanggil lagi, perangkat terpaksa "memanggil ulang" data-data yang diperlukan dan menyimpannya di dalam RAM. Ini membutuhkan pemrosesan sistem. Memang berjalan di background berarti menyerap baterai, tetapi tidak akan menghabiskan baterai sebesar saat pengguna menutup dan membuka sebuah aplikasi secara berulang-ulang. 5. Jangan "streaming" Kurangi kegiatan streaming apabila tidak ingin baterai habis dengan cepat. Menonton video atau mendengarkan musik via layanan streaming memang menyenangkan, tetapi kegiatan ini akan "memaksa" sistem ponsel terus bekerja dan akhirnya membuat baterai cepat habis. Baca: Ini 3 Layanan Video Streaming untuk Temani Mudik Solusi untuk tetap dapat mendengarkan musik atau menonton video, unduh film dan lagunya sebelum berangkat mudik. Baca: Bisa Nonton YouTube Tanpa Internet Saat Mudik, Begini Caranya 6. Redupkan layar Semakin cerah tampilan layar, maka semakin cepat baterai habis. Oleh karena itu, redupkan atau matikan layar apabila sedang tidak digunakan. 7. Pakai Facebook Lite dan Twitter Lite Facebook dan Twitter menawarkan layanan yang lebih ringan untuk diakses. Dua layanan ini diklaim bisa menghemat baterai smartphone. Gunakan dua layanan ini agar smartphone Anda bisa hidup lebih lama atau saat baterai sudah mulai menipis.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Cara Menghemat Baterai Smartphone Selama Perjalanan Mudik", https://tekno.kompas.com/read/2017/06/21/19410067/7.cara.menghemat.baterai.smartphone.selama.perjalanan.mudik.
1. Matikan sinyal radio Sering kali, di beberapa daerah tertentu, smartphone bisa kehilangan sinyal. Hal tersebut dapat terjadi karena menara pemancar sinyal berada jauh dari lokasi smartphone atau trafiknya sedang penuh. Apabila sinyal hilang atau melemah, sistem smartphone biasanya akan terus mencari koneksi terbaik. Pencarian sinyal secara terus menerus dapat membuat baterai habis dengan cepat. Oleh karena itu, sebaiknya matikan saja sinyal radio, jika pengguna benar-benar yakin tidak akan mendapatkan sinyal dalam beberapa waktu. Biasanya, pilihan untuk mematikan sinyal radio terdapat di menu "Setting". Matikan juga fitur WiFi dan Bluetooth apabila sedang tidak digunakan. Kedua perangkat tersebut juga dapat membuat baterai smartphone cepat habis. 2. Aktifkan Airplane Mode Tidak mau terlalu repot-repot dalam mengatur sinyal? Pengguna dapat dengan mudah mematikan semua sinyal radio yang ada di smartphone hanya dengan sebuah mode, yaitu Airplane Mode. Dengan menyalakan Airplane Mode, semua sinyal radio, baik GSM, WiFi, maupun Bluetooth, akan langsung dimatikan. 3. Matikan fitur getar (vibrate) Fitur getar terkadang dapat sangat membantu apabila ada panggilan telepon atau pesan yang masuk pada saat pengguna sedang rapat atau di tempat lain yang membutuhkan ponsel dalam keadaan silent. Namun, sebenarnya fitur getaran ini membutuhkan daya baterai lebih banyak dibandingkan ringtone biasa. Berdasarkan fakta tersebut, apabila pengguna sedang tidak membutuhkan fitur ini, sebaiknya matikan fitur getar yang ada di smartphone. 4. Tutup aplikasi yang jarang dipakai Ada banyak aplikasi yang jarang dipakai. Sebagai contoh, aplikasi pengecekan skor pertandingan sepak bola Livescore. Kemungkinan besar, aplikasi tersebut hanya dipakai satu minggu sekali pada saat sedang ada pertandingan. Nah, sebaiknya tutup aplikasi yang jarang dilihat seperti itu. Sebab, sebenarnya aplikasi itu tetap berjalan di background, meski Anda tidak melihatnya sepanjang satu minggu itu. Berjalan di background berarti tetap memerlukan daya pemrosesan. Sebaliknya, jangan tutup aplikasi yang sering digunakan karena ini malah berpotensi memboroskan baterai. Saat sebuah aplikasi dimatikan, data-data program bersangkutan dihapus dari memori (RAM). Ketika aplikasi itu kemudian dipanggil lagi, perangkat terpaksa "memanggil ulang" data-data yang diperlukan dan menyimpannya di dalam RAM. Ini membutuhkan pemrosesan sistem. Memang berjalan di background berarti menyerap baterai, tetapi tidak akan menghabiskan baterai sebesar saat pengguna menutup dan membuka sebuah aplikasi secara berulang-ulang. 5. Jangan "streaming" Kurangi kegiatan streaming apabila tidak ingin baterai habis dengan cepat. Menonton video atau mendengarkan musik via layanan streaming memang menyenangkan, tetapi kegiatan ini akan "memaksa" sistem ponsel terus bekerja dan akhirnya membuat baterai cepat habis. Baca: Ini 3 Layanan Video Streaming untuk Temani Mudik Solusi untuk tetap dapat mendengarkan musik atau menonton video, unduh film dan lagunya sebelum berangkat mudik. Baca: Bisa Nonton YouTube Tanpa Internet Saat Mudik, Begini Caranya 6. Redupkan layar Semakin cerah tampilan layar, maka semakin cepat baterai habis. Oleh karena itu, redupkan atau matikan layar apabila sedang tidak digunakan. 7. Pakai Facebook Lite dan Twitter Lite Facebook dan Twitter menawarkan layanan yang lebih ringan untuk diakses. Dua layanan ini diklaim bisa menghemat baterai smartphone. Gunakan dua layanan ini agar smartphone Anda bisa hidup lebih lama atau saat baterai sudah mulai menipis.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Cara Menghemat Baterai Smartphone Selama Perjalanan Mudik", https://tekno.kompas.com/read/2017/06/21/19410067/7.cara.menghemat.baterai.smartphone.selama.perjalanan.mudik.
1. Matikan sinyal radio Sering kali, di beberapa daerah tertentu, smartphone bisa kehilangan sinyal. Hal tersebut dapat terjadi karena menara pemancar sinyal berada jauh dari lokasi smartphone atau trafiknya sedang penuh. Apabila sinyal hilang atau melemah, sistem smartphone biasanya akan terus mencari koneksi terbaik. Pencarian sinyal secara terus menerus dapat membuat baterai habis dengan cepat. Oleh karena itu, sebaiknya matikan saja sinyal radio, jika pengguna benar-benar yakin tidak akan mendapatkan sinyal dalam beberapa waktu. Biasanya, pilihan untuk mematikan sinyal radio terdapat di menu "Setting". Matikan juga fitur WiFi dan Bluetooth apabila sedang tidak digunakan. Kedua perangkat tersebut juga dapat membuat baterai smartphone cepat habis. 2. Aktifkan Airplane Mode Tidak mau terlalu repot-repot dalam mengatur sinyal? Pengguna dapat dengan mudah mematikan semua sinyal radio yang ada di smartphone hanya dengan sebuah mode, yaitu Airplane Mode. Dengan menyalakan Airplane Mode, semua sinyal radio, baik GSM, WiFi, maupun Bluetooth, akan langsung dimatikan. 3. Matikan fitur getar (vibrate) Fitur getar terkadang dapat sangat membantu apabila ada panggilan telepon atau pesan yang masuk pada saat pengguna sedang rapat atau di tempat lain yang membutuhkan ponsel dalam keadaan silent. Namun, sebenarnya fitur getaran ini membutuhkan daya baterai lebih banyak dibandingkan ringtone biasa. Berdasarkan fakta tersebut, apabila pengguna sedang tidak membutuhkan fitur ini, sebaiknya matikan fitur getar yang ada di smartphone. 4. Tutup aplikasi yang jarang dipakai Ada banyak aplikasi yang jarang dipakai. Sebagai contoh, aplikasi pengecekan skor pertandingan sepak bola Livescore. Kemungkinan besar, aplikasi tersebut hanya dipakai satu minggu sekali pada saat sedang ada pertandingan. Nah, sebaiknya tutup aplikasi yang jarang dilihat seperti itu. Sebab, sebenarnya aplikasi itu tetap berjalan di background, meski Anda tidak melihatnya sepanjang satu minggu itu. Berjalan di background berarti tetap memerlukan daya pemrosesan. Sebaliknya, jangan tutup aplikasi yang sering digunakan karena ini malah berpotensi memboroskan baterai. Saat sebuah aplikasi dimatikan, data-data program bersangkutan dihapus dari memori (RAM). Ketika aplikasi itu kemudian dipanggil lagi, perangkat terpaksa "memanggil ulang" data-data yang diperlukan dan menyimpannya di dalam RAM. Ini membutuhkan pemrosesan sistem. Memang berjalan di background berarti menyerap baterai, tetapi tidak akan menghabiskan baterai sebesar saat pengguna menutup dan membuka sebuah aplikasi secara berulang-ulang. 5. Jangan "streaming" Kurangi kegiatan streaming apabila tidak ingin baterai habis dengan cepat. Menonton video atau mendengarkan musik via layanan streaming memang menyenangkan, tetapi kegiatan ini akan "memaksa" sistem ponsel terus bekerja dan akhirnya membuat baterai cepat habis. Baca: Ini 3 Layanan Video Streaming untuk Temani Mudik Solusi untuk tetap dapat mendengarkan musik atau menonton video, unduh film dan lagunya sebelum berangkat mudik. Baca: Bisa Nonton YouTube Tanpa Internet Saat Mudik, Begini Caranya 6. Redupkan layar Semakin cerah tampilan layar, maka semakin cepat baterai habis. Oleh karena itu, redupkan atau matikan layar apabila sedang tidak digunakan. 7. Pakai Facebook Lite dan Twitter Lite Facebook dan Twitter menawarkan layanan yang lebih ringan untuk diakses. Dua layanan ini diklaim bisa menghemat baterai smartphone. Gunakan dua layanan ini agar smartphone Anda bisa hidup lebih lama atau saat baterai sudah mulai menipis.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Cara Menghemat Baterai Smartphone Selama Perjalanan Mudik", https://tekno.kompas.com/read/2017/06/21/19410067/7.cara.menghemat.baterai.smartphone.selama.perjalanan.mudik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar